MA 「間」- Waktu adalah hal terpenting di dalam kehidupan

masyarakat jepang

Orang Jepang sering memiliki keinginan bahwa segala sesuatu yang terjadi diharapkan bisa berjalan lancar dan sesuai dengan momen yang tepat. “momen” semacam itu, disebut dengan ma 「間」. Ketika ada telepon berdering tepat setelah kita memasuki toilet, momen semacam ini disebut dengan ma ga warui 「間が悪い」 yang berarti “waktu yang tidak tepat” (warui 悪い: buruk/ jelek), sedangkan jika seseorang baru saja menyelesaikan sebuah pekerjaan kemudian pada waktu yang bersamaan diajak teman untuk makan diluar, makan momen semacam itu akan disebut dengan ma ga ii 「間がいい」atau “waktu yang tepat” (ii いい: bagus/ baik).

Apabila ada orang Jepang sedang “melewatkan timing yang tepat”, maka akan disebut dengan manuké 「間抜け」yang berarti “bodoh”. Karena untuk mereka, melewatkan waktu yang tepat adalah merupakan sebuah kesalahan yang sangat fatal sehingga disebut sebagai melakukan suatu kebodohan. Sebaliknya, di saat bisa menyelesaikan sesuatu dengan tepat waktu, maka dengan gembira mereka akan berseru ma ni atta! 「間に合った!」(pas waktunya/ berhasil)!” (atta 合った berasal dari kata au 合う: tepat).

Di sisi lain, jika seseorang merasa gelisah dengan sesuatu yang sepertinya tidak akan selesai tepat waktu, maka akan digunakan istilah shibire wo kirasu 「痺れを切らす」yang berarti “kehilangan kesabaran” ( shibire 痺れ: keadaan mati rasa/ lumpuh, kirasu 切らす: memotong). Selain itu, juga bisa diungkapkan dengan istilah ira-ira suru 「いらいらする」 bagi orang yang “merasa geram dan jengkel” . Sekkachi 「せっかち」 atau “ orang yang tidak sabaran atau selalu tergesa-gesa”. Itulah mengapa banyak orang Jepang yang terkesan tidak sabaran atau tergesa-gesa, karena adanya alasan bahwa mereka sangat mengutamakan ketepatan ma 「間」 atau “momen”.

the japan scribe

NIHONGO ONLINE BOOK STORE

Toko Buku Bahasa Jepang Online
Kelas Bahasa Jepang Online
Persewaan Yukata
Jasa Penerjemah Bahasa Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *