Ikigai: Membuat Hidup Tidak Hanya Sekedar Dijalani

ikigai

“Hidup membosankan sekali. Pagi bangun tidur, beraktifitas bekerja atau bersekolah, pulang, tidur, dan itu berulang setiap hari”.

“Siklus kehidupan manusia: terlahir, anak-anak, tumbuh, bersekolah, bekerja, menikah kemudian meninggal.”

Jika melihat gambaran 2 siklus hidup di atas, kemungkinan kita akan merasa “hidup cuma gitu-gitu aja”. Hanya dijalani apa adanya, dengan kedok “mensyukuri apa yang kita miliki”. Bersyukur atas hidup yang kita miliki memang suatu keharusan, agar hidup terasa lebih bahagia. Jika ditarik mengerucut tentang apa tujuan hidup? sudah pasti adalah “meraih kebahagiaan”. Tapi, alangkah lebih baik lagi jika cara kita bersyukur, dibuktikan dengan “action”. “Action” yang paling sederhana adalah “memanfaatkan waktu yang kita miliki sebaik mungkin untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di dalam diri kita dan di sekitar kehidupan kita, atau jika memungkinkan bisa juga yang ada di skala dunia.

Supaya “action” bukti dari rasa bersyukur kita ini lebih terarah bagaimana CARA dan TUJUAN nya. Maka, perlu sekali kita mengetahui konsep dasar kehidupan dari Jepang yang disebut dengan IKIGAI.

Ikigai 生き甲斐 adalah istilah bahasa Jepang untuk menjelaskan kesenangan dan makna kehidupan.Kata itu secara harfiah meliputi iki, yang berarti kehidupan dan gai, yang berarti nilai.Ikigai kadang diekspresikan sebagai “alasan untuk bangun di pagi hari”. Ikigai-lah yang memberikan motivasi berkelanjutan untuk menjalani hidup, atau bisa juga dibilang bahwa ikigai-lah yang memberikan gairah hidup yang membuat semangat dalam menyambut kedatangan setiap hari baru.

Buettner, seorang penulis dari Amerika berpendapat bahwa penduduk Okinawa menjadi salah satu wilayah yang penduduknya banyak memiliki ikigai. Hal ini terbukti karena masa hidup penduduknya bisa lebih lama hingga di atas 100 tahun tanpa penyakit yang berat.Buettner mengutip kata-kata warganya sebagai kesaksian terhadap inti ikigai: seorang master karate berusia 102 tahun memberitahunya bahwa ikigai-nya adalah memelihara seni bela dirinya.

Sesuai dengan diagram venn di atas, untuk menemukan ikigai dalam hidup kita, perlu menjawab 4 pertanyaan berikut ini:

  • Apa yang saya sukai?
  • Apa yang bisa saya lakukan dengan baik?
  • Apakah kemampuan saya itu layak mendapat bayaran?
  • Apa yang dibutuhkan dunia dari saya?

Jika ke-4 pertanyaan tersebut bisa terjawab dengan jelas, SELAMAT!! Anda telah menemukan ikigai. Dan hidup Anda akan terasa lebih meaningful.

Tapi, permasalahan yang sering muncul adalah pada pertanyaan yang pertama “Apa yang saya sukai?”. Karena tidak sedikit orang yang tidak tahu apa yang mereka suka, apa hobi mereka, pada hal apa mereka bisa concern.

Sebenarnya, hal terbaik yang kita lakukan adalah “suka melakukan suatu hal” dan “melakukan hal yang disuka”. Ini terkait dengan passion. Sedangkan ikigai adalah versi LEVEL UP dari passion . Karena, jika hanya terbatas pada passion , terkadang kita melakukan hal yang kita suka tetapi TIDAK MENGHASILKAN UANG. Sedangkan ikigai bergerak lebih luas lagi, yaitu kita akan mendapatkan uang dari hal yang kita kerjakan dan juga disukai.

Untuk dapat menemukan passion atau hal yang disukai, tidak ada jalan lain selain “ber-eksperimen”. Sisakan tenaga dan waktu Anda untuk melakukan beragam hal dengan TANPA MENYIA-NYIAKAN WAKTU yang dimiliki. Langkah kita untuk berusaha menemukan passion pada akhirnya akan bisa tercapai jika kita KREATIF DAN EFEKTIF. Kreatif melakukan segala hal, efektif dalam memanfaatkan waktu.

THINKING OUT OF THE BOX, menjadi mindset yang perlu kita miliki agar bisa melihat suatu hal dari berbagai perspektif, ini lah akar dari KREATIFITAS. Sudah waktunya kita tidak hanya concern dengan diri sendiri tetapi perlu membuka mata pada sekitar, pada hal yang lebih luas dan massive lagi. Siapa tahu, dunia sedang menanti Anda membawa solusi dengan bisa MENCIPTAKAN SEBUAH PRODUK untuk mengatasi masalah yang ada di sini, sekecil apapun itu. Karena kehidupan terlalu singkat dan sempit jika hanya sekedar dijalani.

Good Luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *